Yogyakarta (Ar-Raniry) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengikutsertakan Syarifah Rahmatillah dalam pelatihan penanganan kekerasan seksual yang diselenggarakan PLT PPKS UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 13–14 November 2025.
Pelatihan tersebut membahas ancaman kekerasan seksual digital dan konseling perubahan perilaku untuk membekali pendamping dalam menghadapi berbagai persoalan kekerasan seksual. Materi ini juga menekankan pentingnya pendekatan yang tepat dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan penyintas.
Dalam sesi mengenai kekerasan seksual digital, peserta mempelajari bentuk-bentuk ancaman di ruang digital serta langkah pencegahan dan penanganannya. Selain itu, peserta memperoleh materi tentang intervensi berbasis trauma, investigasi psikologi, dan manajemen agresi. Pembekalan tersebut dilengkapi praktik role play bersama para pakar untuk melatih penerapan teknik komunikasi dan konseling dalam proses pendampingan.
Keikutsertaan Syarifah Rahmatillah menjadi bagian dari upaya PSGA UIN Ar-Raniry meningkatkan kompetensi pendamping agar mampu memberikan layanan yang lebih responsif dan sesuai dengan kebutuhan penyintas.
“Melalui pelatihan ini, PSGA UIN Ar-Raniry berkomitmen memperkuat kapasitas penanganan kekerasan seksual demi menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan responsif,” ujar Syarifah Rahmatillah.
Upaya tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tentang Kesetaraan Gender, khususnya dalam mendorong perlindungan perempuan dan kelompok rentan dari kekerasan.
Source: warta.ar-raniry.ac.id