Skip to main content
Sustainable Development Goals UIN Ar-Raniry supports the Sustainable Development Goals UIN main site Contact
UIN Ar-Raniry logo SDGs. UIN AR-RANIRY BANDA ACEH
SDG 5

PSGA UIN Ar-Raniry Gelar Diskusi Publik tentang Pencegahan Kekerasan di Perguruan Tinggi

Banda Aceh (Ar-Raniry) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry bersama SDGs Center UIN Ar-Raniry, Mahasiswa Aceh Besar (MABES), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggelar diskusi publik te...

Banda Aceh (Ar-Raniry) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry bersama SDGs Center UIN Ar-Raniry, Mahasiswa Aceh Besar (MABES), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggelar diskusi publik tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi yang berlangsung di Museum Teater UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Senin (29/9/2025).

Kegiatan ini mengangkat tema “Implementasi SDGs Melalui Upaya Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi”.

Sekretaris SDGs Center UIN Ar-Raniry, Dr. Rahmad Syah Putra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari sosialisasi Sustainable Development Goals (SDGs) di perguruan tinggi. Menurutnya, penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan diperlukan untuk membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung etika dan nilai kemanusiaan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi SDGs pada perguruan tinggi. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip SDGs, diharapkan akan terbangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga beretika dan manusiawi sesuai dengan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Diskusi tersebut menghadirkan Dr. Nashriyah, Dr. Rasyidah, dan Sofiatuddin Syah sebagai narasumber yang membahas persoalan kekerasan di perguruan tinggi melalui perspektif gender, akademik, dan pengalaman organisasi.

Pencegahan dan penanganan kekerasan merupakan bagian penting dalam mewujudkan lingkungan perguruan tinggi yang aman dan inklusif. Upaya ini berkaitan dengan perlindungan sivitas akademika serta pemenuhan hak setiap orang untuk memperoleh lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan.

Upaya tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs, Kesetaraan Gender. Pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi menjadi salah satu langkah untuk mendorong perlindungan yang setara serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi seluruh sivitas akademika.

Source: warta.ar-raniry.ac.id