Skip to main content
Sustainable Development Goals UIN Ar-Raniry supports the Sustainable Development Goals UIN main site Contact
UIN Ar-Raniry logo SDGs. UIN AR-RANIRY BANDA ACEH
SDG 5

PSGA UIN Ar-Raniry Dukung Penguatan Pengawasan PPRG bagi APIP Provinsi Aceh

Sabang (Ar-Raniry) — Pengawasan perencanaan dan penganggaran responsif gender menjadi fokus lokakarya bagi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) atau Inspektorat Provinsi Aceh yang berlangsung di...

Sabang (Ar-Raniry) — Pengawasan perencanaan dan penganggaran responsif gender menjadi fokus lokakarya bagi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) atau Inspektorat Provinsi Aceh yang berlangsung di Hotel The Pade, Kota Sabang, pada 20–23 Mei 2025. Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Ar-Raniry Banda Aceh turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

Lokakarya Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) ini diselenggarakan oleh SKALA Aceh bekerja sama dengan Inspektorat Aceh, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh.

Penguatan pengawasan PPRG diperlukan agar perencanaan dan penganggaran pembangunan turut mempertimbangkan kebutuhan perempuan dan laki-laki secara adil dan setara. Dalam hal ini, APIP berperan mengawal agar perspektif gender diperhatikan dalam proses perencanaan hingga penganggaran pembangunan.

Dicky, Lead SKALA Aceh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa SKALA kini memasuki fase pengalihan peran dari aktor tradisional menjadi katalisator yang melibatkan lebih banyak mitra strategis. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah untuk memperluas dukungan terhadap pelaksanaan program.

“SKALA punya keterbatasan waktu dan sumber daya. Karena itu, kami libatkan universitas sebagai aktor non-tradisional. Bagi kami, kampus seperti UIN Ar-Raniry adalah aset bangsa dengan pengabdian tanpa batas dan SDM luar biasa,” ujarnya.

Lokakarya tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Fakih Usman dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA), Ikhwan selaku Direktur Pengawasan Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat, serta Burhandi dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Aceh.

Materi lokakarya juga didukung oleh fasilitator Fajar Sigit Dwi Pamungkas dari Kementerian PPPA, Yulius Hendra dari Pattiro, dan Lilis Suryani dari Gender Equality, Disability and Social Inclusion (GEDSI) SKALA Jakarta.

Keterlibatan PSGA UIN Ar-Raniry dalam lokakarya ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan perspektif gender pada tata kelola pembangunan. Upaya tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tentang Kesetaraan Gender.

Source: warta.ar-raniry.ac.id