Skip to main content
Sustainable Development Goals UIN Ar-Raniry supports the Sustainable Development Goals UIN main site Contact
UIN Ar-Raniry logo SDGs. UIN AR-RANIRY BANDA ACEH
SDG 5

Munas PSGA Pertama Bahas Penguatan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak

Mataram (Ar-Raniry) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) membahas penguatan kesetaraan gender melalui integrasi perspektif gender dalam kebijakan dan program pada Musyawarah Nasional (Munas) PSGA pert...

Mataram (Ar-Raniry) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) membahas penguatan kesetaraan gender melalui integrasi perspektif gender dalam kebijakan dan program pada Musyawarah Nasional (Munas) PSGA pertama yang berlangsung di Research Center Kampus 2 UIN Mataram, Kamis (17/10/2024).

Munas tersebut menghadirkan dua pakar gender, Lies Marcoes dan Prof. Atun Wardatun, yang memaparkan berbagai isu gender terkini serta peran PSGA dalam mendorong perubahan sosial. Pembahasan ini menjadi landasan untuk merumuskan langkah yang dapat dilakukan PSGA dalam merespons persoalan gender dan perlindungan anak.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah pengarusutamaan gender atau Gender Mainstreaming (PUG). Dalam pembahasan Komisi 1, Dr. Nashriyah selaku fasilitator menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek kesetaraan gender dalam penyusunan kebijakan maupun pelaksanaan program.

“Pengarusutamaan gender penting untuk memastikan bahwa aspek kesetaraan antara perempuan dan laki-laki menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program,” ujar Nashriyah.

Selain pengarusutamaan gender, peserta Munas membahas literasi kesehatan reproduksi remaja melalui pendekatan agama serta perlindungan anak. Pembahasan tersebut menyoroti pentingnya edukasi yang tepat untuk membantu remaja memahami kesehatan reproduksi sekaligus memperkuat upaya perlindungan anak dari berbagai persoalan sosial.

Isu kesejahteraan anak juga dibahas melalui fiqh parenting, yang mencakup upaya pencegahan stunting serta pembangunan keluarga sakinah dan maslahah. Sementara itu, persoalan kekerasan seksual menjadi perhatian dalam pembahasan mengenai langkah pencegahan dan penanganannya.

Pembahasan dalam Kegiatan tersebut berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tentang Kesetaraan Gender. Pembahasan mengenai pengarusutamaan gender dalam kebijakan, kesetaraan hak dan kesempatan, serta pencegahan kekerasan seksual sejalan dengan upaya menghapus diskriminasi terhadap perempuan dan memperkuat perlindungan hak mereka.

Source: warta.ar-raniry.ac.id