Lewati ke konten utama
Sustainable Development Goals UIN Ar-Raniry mendukung Sustainable Development Goals Situs utama UIN Kontak
Logo UIN Ar-Raniry SDGs. UIN AR-RANIRY BANDA ACEH
SDG 17

UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN yang Lolos KRISAN Fellowship 2026

Banda Aceh (Ar-Raniry) – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang lolos dalam program KRISAN Fellowship yang disele...

Banda Aceh (Ar-Raniry) – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang lolos dalam program KRISAN Fellowship yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation, Kamis (16/7/2026).

Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Dr Nashriyah dalam keterangan tertulisnya mengatakan, UIN Ar-Raniry terpilih setelah melalui proses seleksi lebih dari 100 perguruan tinggi di Indonesia, dan saat ini mengikuti rangkaian program.

Dijelaskan, KRISAN Fellowship merupakan program pengembangan kepemimpinan dan penguatan kapasitas bagi pimpinan perguruan tinggi dan pengelola Unit Layanan Disabilitas. Melalui program ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai pendidikan tinggi inklusif, penyusunan action plan.

Nashriyah Bersama Ketua Unit Layanan Disabilitas (ULD) UIN Ar-Raniry, Harri Santoso, mewakili UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti kegiatan onboarding pada 6 Juli 2026, serta Online Executive Workshop yang berlangsung pada 7–16 Juli 2026.

“Peserta akan melalui tahap seleksi proposal action plan. Lima perguruan tinggi dengan proposal terbaik akan mengikuti Disability Equality Training di Jakarta dan Fellowship Visit ke Jepang untuk mempelajari praktik penyelenggaraan layanan disabilitas di perguruan tinggi” ujarnya.

Nashriyah menyatakan, keikutsertaan UIN Ar-Raniry dalam KRISAN Fellowship menjadi kesempatan untuk memperkuat layanan bagi mahasiswa penyandang disabilitas di lingkungan kampus.

"Melalui program ini kami memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam menyusun rencana aksi yang dapat diterapkan di UIN Ar-Raniry. Harapannya, hasil dari fellowship ini dapat mendukung pengembangan layanan yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa," katanya.

Lebih lanjut, Ia berharap, pendampingan yang diberikan selama program berlangsung dapat membantu UIN Ar-Raniry mengembangkan kebijakan dan layanan yang berkelanjutan sehingga lingkungan belajar yang ramah bagi seluruh mahasiswa dapat terus diperkuat.

Sumber: warta.ar-raniry.ac.id