Lewati ke konten utama
Sustainable Development Goals UIN Ar-Raniry mendukung Sustainable Development Goals Situs utama UIN Kontak
Logo UIN Ar-Raniry SDGs. UIN AR-RANIRY BANDA ACEH
SDG 16

PSGA UIN Ar-Raniry Edukasi Warga Lamgugob tentang Pencegahan Kekerasan dan Literasi Digital

Banda Aceh (Ar-Raniry) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry Banda Aceh bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Gampong Lamgugob menggelar edukasi...

Banda Aceh (Ar-Raniry) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry Banda Aceh bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Gampong Lamgugob menggelar edukasi tentang pencegahan kekerasan seksual, perundungan, dan literasi digital bagi anak dan remaja di Gampong Lamgugob, Kota Banda Aceh, Senin (14/7/2025).

Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta tersebut merupakan bagian dari upaya memperingati Hari Anak Nasional 2025 sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kepala PSGA UIN Ar-Raniry, Dr. Nashriyah, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. Menurutnya, penguatan pemahaman masyarakat menjadi salah satu langkah untuk mencegah berbagai bentuk kekerasan sejak dini.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin memahami pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak, sekaligus mampu mencegah berbagai bentuk kekerasan dan perundungan sejak dini,” ujar Nashriyah.

Dalam edukasi tersebut, Nashriyah membahas literasi digital dan pentingnya pengawasan penggunaan gawai pada anak. Sementara itu, Dr. Khairani menyampaikan materi tentang penanganan perundungan, sedangkan Dr. Yuni Roslali membahas langkah-langkah edukatif untuk mencegah kekerasan seksual.

Pemahaman mengenai literasi digital menjadi penting agar orang tua dan keluarga dapat mendampingi anak dalam menggunakan teknologi secara bijak. Pendampingan tersebut juga membantu anak menghadapi berbagai informasi di ruang digital sekaligus mengurangi risiko paparan konten yang tidak sesuai dengan usianya.

Selain pendampingan digital, perlindungan anak juga membutuhkan perhatian terhadap risiko kekerasan seksual dan perundungan di lingkungan sekitar. Kesadaran masyarakat diharapkan dapat mendorong upaya pencegahan serta membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara aman.

Kerja sama PSGA UIN Ar-Raniry dengan PKK Gampong Lamgugob diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam menerapkan pemahaman tentang perlindungan anak secara berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, melalui upaya mencegah kekerasan dan melindungi anak.

Sumber: warta.ar-raniry.ac.id