Lewati ke konten utama
Sustainable Development Goals UIN Ar-Raniry mendukung Sustainable Development Goals Situs utama UIN Kontak
Logo UIN Ar-Raniry SDGs. UIN AR-RANIRY BANDA ACEH
SDG 10

PSGA dan Prodi TI UIN Ar-Raniry Dorong Pengembangan Teknologi bagi Mahasiswa Disabilitas

Banda Aceh (Ar-Raniry) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) bersama Unit Layanan Disabilitas (ULD) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar pertemuan dengan Program Studi Teknik Informatika (Prodi TI) Fakul...

Banda Aceh (Ar-Raniry) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) bersama Unit Layanan Disabilitas (ULD) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar pertemuan dengan Program Studi Teknik Informatika (Prodi TI) Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Selasa (7/10/2025).

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama untuk mengembangkan teknologi yang dapat membantu mahasiswa disabilitas di lingkungan kampus.

Salah satu rencana yang dibahas adalah menjadikan skripsi atau Tugas Akhir (TA) mahasiswa Prodi TI sebagai bagian dari upaya mengembangkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa disabilitas. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam mengakses layanan dan menjalankan aktivitas akademik secara lebih mandiri.

Koordinator PSGA UIN Ar-Raniry, Nashriyah, mengatakan teknologi perlu dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata mahasiswa disabilitas di kampus.

“Kami berharap langkah kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi mampu menciptakan solusi nyata dan berkelanjutan bagi mahasiswa difabel melalui pemanfaatan teknologi,” ujar Nashriyah.

Selain membahas kerja sama Tugas Akhir, pertemuan tersebut juga membahas pendataan mahasiswa disabilitas yang masih aktif, rencana audiensi dengan pimpinan universitas dan fakultas, serta penyusunan peta jalan pengembangan ULD.

Kolaborasi PSGA, ULD, dan Prodi TI tersebut sejalan dengan upaya UIN Ar-Raniry mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Berkurangnya Kesenjangan. Pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa disabilitas diharapkan dapat memperluas akses terhadap layanan dan aktivitas akademik, sehingga mahasiswa difabel memperoleh kesempatan yang lebih setara dalam menjalani pendidikan di lingkungan kampus.

Sumber: warta.ar-raniry.ac.id