BANDA ACEH (Ar-Raniry) -- Klinik Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang aman dan berkualitas bagi sivitas akademika maupun masyarakat umum. Berdiri sejak 2016, Klinik UIN Ar-Raniry kini telah menyandang akreditasi paripurna yang menandakan telah terpenuhinya standar mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Kepala Klinik UIN Ar-Raniry, Hanipah, menjelaskan bahwa klinik ini pada awalnya difokuskan untuk melayani mahasiswa, khususnya mereka yang berasal dari luar daerah, agar tetap sehat dan nyaman selama menempuh pendidikan. Seiring perkembangannya, layanan klinik kini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Klinik UIN Ar-Raniry menyediakan berbagai layanan, mulai dari poli gigi, ruang fisioterapi, pojok laktasi, laboratorium, ruang konsultasi, UGD, hingga apotek. Sejak tahun 2022, kami juga telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” ujar Hanipah saat diwawancarai, Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan, jam operasional klinik berlangsung setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00 WIB, dengan waktu istirahat siang pada pukul 12.30 hingga 13.30 WIB, dan tutup pada pukul 16.30 WIB. Layanan yang diberikan mencakup penanganan keluhan kesehatan ringan seperti sakit gigi, gatal-gatal, demam, batuk, flu, hingga kekurangan vitamin, yang masih dapat ditangani sebelum dirujuk ke rumah sakit rujukan yang lebih besar.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan di klinik ini, pasien diwajibkan memiliki BPJS Kesehatan serta melakukan pendaftaran antrean melalui aplikasi Mobile JKN. Seluruh layanan kesehatan di Klinik UIN Ar-Raniry dapat diakses secara gratis sesuai dengan ketentuan BPJS.
Hanipah juga berpesan agar mahasiswa tidak ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. “Kami ingin memastikan mahasiswa UIN Ar-Raniry merasa aman dan nyaman dalam menuntut ilmu tanpa perlu khawatir terhadap masalah kesehatan,” katanya.
Selain mahasiswa, klinik ini juga menerima pasien dari masyarakat umum. Bagi warga dari luar daerah, Hanipah menyarankan agar memindahkan fasilitas kesehatan tingkat pertama (faskes) ke Klinik UIN Ar-Raniry agar lebih mudah diakses karena lokasinya yang dekat.
“Jika merasa pusing, lemas, atau kurang fit, silakan datang saja. Nanti kami berikan vitamin agar aktivitas belajar tidak terganggu. Jangan menunggu sampai penyakitnya parah,” ujarnya dengan penuh perhatian.
Sumber: warta.ar-raniry.ac.id