Banda Aceh (Ar-Raniry) – Tiga mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh terpilih untuk mengikuti program FasstrackAsia "The Summer School 2026" di National University of Singapore (NUS), Singapura. Program akademik berskala internasional tersebut akan berlangsung mulai tanggal 30 Juni hingga 17 Juli 2026.
Ketiga mahasiswi tersebut adalah Alya Rossa dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Cut Siti Kamila Muslim dari Fakultas Syariah dan Hukum, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, dan Putri Munira Ponnui mahasiswi semester 4 dari Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Program Studi Ilmu Hadis.
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para mahasiswa yang berhasil lolos dalam program internasional tersebut.
"Saya sangat bangga atas capaian ini. Selamat kepada tiga mahasiswi yang terpilih, keberhasilan menembus program di universitas kelas dunia seperti National University of Singapore adalah kesempatan besar dalam pertukaran akademik internasional. Saya mendukung penuh langkah mereka untuk meraih pengalaman akademik global
"Kegiatan ini salah satu upaya yang terus kita lakukan agar mahasiswa UIN Ar-Raniry mendapatkan pengalaman berkegiatan dalam kancah internasional, kita juga akan terus melakukan kerjasama di tingkat internasional agar lebih banyak lagi kesempatan mahasiswa kita belajar di luar negeri." ujarnya.
Kegiatan ini dikoordinasikan langsung oleh Pusat Layanan Internasional (PLI) UIN Ar-Raniry selaku unit pelaksana teknis yang membidangi kerja sama luar negeri, guna memastikan seluruh proses akademik berjalan lancar selama di Singapura.
Melalui program FasstrackAsia "The Summer School 2026" ini, ketiga mahasiswi tersebut dapat memperluas wawasan akademik serta membangun jejaring internasional
Kepala PLI, Prof Saiful Akmal menyampaikan bahwa saat ini PLI terus menggagas dan menginisiasi kerjasama luar negeri, terutama dengan kampus-kampus bertaraf internasional untuk dapat memberikan dampat terhadap pengembangan mutu pendidikan di UIN Ar-Raniry. Ia menambahkan bahwa saat ini PLI sejak tahun 2025 sudah bekerjasama dengan lebih dari 10 kampus luar negeri, dan sudah mengirimkan 30 mahasiswa untuk mengikuti beragam program, baik fasstrack, student exchange dan kegiatan lainnya .
"Untuk kegiatan Fasstrack NUS ini, PLI sudah mengirimkan total 5 mahasiswa, sejak tahun 2025 lalu" tambah Saiful.
Ia juga berharap dengan kegiatan ini dapat menjadikan UIN Ar-Raniry sebagai salah satu upaya menuju World Class Islamic University. [ ]
Sumber: warta.ar-raniry.ac.id