Lewati ke konten utama
Sustainable Development Goals UIN Ar-Raniry mendukung Sustainable Development Goals Situs utama UIN Kontak
Logo UIN Ar-Raniry SDGs. UIN AR-RANIRY BANDA ACEH
SDG 2

Libur Kuliah Diperpanjang, Dapur Umum Mahasiswa UIN Ar-Raniry Tetap Beroperasi

BANDA ACEH, Ar-Raniry — Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh memastikan layanan dapur umum mahasiswa tetap beroperasi, mes...

BANDA ACEH, Ar-Raniry — Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh memastikan layanan dapur umum mahasiswa tetap beroperasi, meski masa libur perkuliahan tahap tanggap bencana diperpanjang hingga 13 Desember 2025.

Inisiatif kemanusiaan yang bertempat di kantin FSH ini terus melayani kebutuhan pangan mahasiswa, khususnya mereka yang terdampak bencana dan kesulitan mendapatkan makanan akibat melonjaknya harga bahan pokok.

Koordinator kegiatan sekaligus Ketua Umum Dewan Mahasiswa (DEMA) FSH, Razif Al-Farisy, menegaskan komitmen rekan-rekan mahasiswa untuk tetap siaga di kampus. Pihaknya telah menyesuaikan jadwal operasional dapur umum dengan surat edaran terbaru terkait perpanjangan masa libur.

"Tadi kami sudah membaca surat edaran terbaru, bahwa perkuliahan diliburkan sampai 13 Desember. Dapur umum ini tetap akan berjalan sampai status tanggap bencana berakhir. Jika 13 Desember masih libur, maka kami usahakan sampai saat itu dapur ini akan dibuka," ujar Razif, Sabtu (6/12/2025).

Hingga hari ini, dapur umum tersebut telah beroperasi selama lima hari berturut-turut. Setiap harinya, relawan mahasiswa menyediakan 100 porsi makanan siap saji yang dibagikan secara gratis.

"Hari ini kami juga menyediakan 100 porsi makanan seperti biasanya, dan ini sudah hari kelima. Alhamdulillah, semua berjalan lancar karena dukungan dan donasi berbagai pihak," tambah Razif.

Menanggapi aksi solidaritas tersebut, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Prof Kamaruzzaman, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa. Menurutnya, keberadaan dapur umum ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa di tengah krisis.

"Kami sangat bangga dan mendukung penuh inisiatif Ormawa FSH. Di saat kondisi sulit seperti ini, kepekaan sosial mahasiswa diuji, dan mereka membuktikannya dengan tindakan nyata. Pihak fakultas akan terus memantau dan memfasilitasi kebutuhan agar dapur umum ini bisa terus melayani mahasiswa yang tertahan di kos atau terdampak bencana," tegas Dekan FSH.

Gerakan "Rakyat Bantu Rakyat" ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi mahasiswa di tengah situasi bencana yang belum sepenuhnya pulih. Mahasiswa yang membutuhkan dipersilakan datang langsung ke kantin FSH untuk mendapatkan makanan.[]

Sumber: warta.ar-raniry.ac.id