Banda Aceh (Ar-Raniry) -- Ketua Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspema) Kementerian Agama RI, Dr Ruchman Basori, mengajak para lulusan pondok pesantren untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Iftar jamai di Auditorium Prof. Ali Hasjmy Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Prof. Ali Hasjmy ini digelar menjelang momen buka puasa bersama dengan jajaran pimpinan universitas. Dalam arahannya, Dr Ruchman menekankan bahwa kendala biaya seharusnya tidak lagi menjadi penghalang bagi santri untuk meraih gelar sarjana, baik di UIN Ar-Raniry maupun perguruan tinggi keagamaan lainnya di bawah naungan Kemenag.
"Siswa lulusan pondok pesantren jangan khawatir untuk melanjutkan studi S1 karena ada Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang akan membiayai perkuliahan sampai lulus," ungkap Dr Ruchman di hadapan para hadirin.
Ia menjelaskan bahwa skema beasiswa BIB merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi keluarga besar pesantren. Dengan adanya dukungan finansial ini, calon mahasiswa diharapkan dapat fokus sepenuhnya pada pencapaian akademik tanpa terbebani biaya pendidikan.
Selain bagi calon mahasiswa, Dr Ruchman juga memberikan kabar baik bagi para tenaga pendidik. Beliau menyebutkan bahwa peluang beasiswa ini juga terbuka bagi para dosen yang berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister (S2).
"Tidak hanya para lulusan pondok, untuk dosen yang ingin melanjutkan pendidikan magister juga bisa mendaftarkan diri ke beasiswa tersebut," tambahnya.
Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) merupakan program beasiswa Kementerian Agama RI bekerja sama dengan LPDP yang memberikan pembiayaan pendidikan bagi santri, mahasiswa, dan dosen untuk melanjutkan studi pada berbagai jenjang pendidikan.
Sumber: warta.ar-raniry.ac.id