BANDA ACEH – Sebanyak 28 mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh diterjunkan ke wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen, Aceh, dalam program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan.
Pelepasan mahasiswa KPM tersebut dilakukan secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FAH, Hermansyah, M.Th., M.A.Hum., di pelataran parkir FAH UIN Ar-Raniry, Senin (5/1/2026).
Sebanyak 28 mahasiswa ini merupakan peserta KPM Tematik Kebencanaan gelombang kedua yang akan menjalani masa pengabdian selama 22 hari, terhitung sejak 5 Januari hingga 26 Januari 2026.
Para mahasiswa disebar di tiga titik lokasi pengabdian, yakni satu lokasi di Kabupaten Pidie Jaya dan dua lokasi di Kabupaten Bireuen. Ketiga lokasi tersebut merupakan daerah yang terdampak banjir dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam arahannya, Hermansyah menegaskan bahwa mahasiswa KPM yang berada di lokasi bencana harus memiliki sikap sigap dan penuh inisiatif dalam membantu masyarakat, tanpa menunggu perintah.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar senantiasa menjaga sikap dan perilaku selama berada di tengah masyarakat, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang dapat mencoreng nama baik kampus, khususnya Fakultas Adab dan Humaniora.
“Jika ada mahasiswa yang bermasalah selama pelaksanaan KPM Tematik Kebencanaan, maka akan dicoret dari daftar peserta,” tegasnya.
Pada akhir acara pelepasan, Hermansyah turut mengingatkan mahasiswa untuk menjaga kesehatan, mengatur pola makan dengan baik, serta menghindari begadang. Hal tersebut penting mengingat aktivitas mahasiswa di lokasi KPM akan cukup berat, terutama pada pagi hari dalam upaya membersihkan kawasan terdampak banjir.
Sumber: warta.ar-raniry.ac.id